Assalamualikum....
Hari ini suami ku tercinta memberi tahu aku website yang sedang dia baca dan setelah ku baca ternyata ada cerita yang bagus banget. Mungkin cerita ini bisa dibaca untuk menambah bahan renungan kita.
Begini ceritanya......... :)
Ada seorang gadis sholehah yang selalu shalat tahajud dan ibadah2 lainnya, orang tuanya telah mendesak sigadis agar segera menikah dan telah banyak pria disodorkan kepada sigadis agar ia mau menikah, tetapi sigadis menolak.pada pilihan kesekian akhirnya sigadis menerima pria pilihan ibunya, ibunya mengatakan bahwa pria ini adalah pria yang soleh.
singkat kata mereka menikah, setelah menikah baru ketahuan bahwa apa yang dikatakan ibunya tidak terbukti sang suami adalah pria yang fasik tidak memperdulikan perintah dan larangan agama, sang istri telah mengingatkan berkali2 tetapi tetap tidak ada perubahan.
Hingga suatu ketika ketika sang suami pulang larut malam ia menemukan istrinya sedang shalat tahajud dan mendengar doa istrinya yang berdoa sambil menangis:"...Ya Allah, sesungguhnya saya mencintai suami saya karena engkau, engkaulah pemilik hati2 hambamu, engkaulah yang berkuasa membolak balikkan hati hamba-hambanmu, berilah hidayah kepada suami hamba, agar ia dapat menjadi teladan dalam keluarga ini agar ia dapat memimpin hamba yang lemah ini menuju Engkau ya Allah..."sang suami yang mendengar rintihan sang istri secara diam2 ini menajdi lunak hatinya dan menyesal atas apa yang telah diperbuatnya selama ini, dan selanjutnya ia bertobat.
Dari cerita singkat ini kita bisa ambil pelajaran apa kita sudah benar2 mengusahakan segala usaha untuk mempertahankan agar pernikahan ini tetap utuh? agar cinta ini tumbuh? apakah kita sudah intropeksi mungkin saja kesahan ada pada kita ?
So bagi yang sedang mengalami surutnya cinta dalam rumahtangga cobalah pertahankan pernikahan itu karena Tuhan. niatkan karena Tuhan. Jadi langkah kamupun akan dibimbing oleh NYA.
Terimakasih suamiku kamu buat aku tambah bersemangat untuk menjaga rumahtangga kita yang telah kita perjuangkan selama ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar